Senin, 07 Desember 2009
Jumat, 24 April 2009
Synyster Gates
17 Dec 2008 18:35Synyster Gates (lahir dengan nama Brian Elwin Haner, Jr. pada tanggal 8 Juli, 1981) adalah seorang musisi dan gitaris untuk grup musik Avenged Sevenfold.
Biografi
Brian adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Dia mempunyai adik lelaki bernama Brent dan adik perempuan bernama McKenna. Ayahnya, Brian Elwin Haner Sr. (biasa dipanggil dengan nama Papa Gates), adalah seorang pelawak dan gitaris professional yang kali ini sedang tour dengan Jeff Dunham. Ibu tirinya, Suzy Haner, adalah seorang ahli hipnotis.
Brian mendapatkan gitar pertamanya dari nenek dan kakeknya. Salah satu lagu pertama yang ia pelajari adalah lagu Stairway to Heaven karya Led Zeppelin. Ketika Brian duduk di kelas 6, ia sudah bisa menebak chord dari sebuah lagu hanya dengan menggunakan pendengarannya. Setelah Brian diberi gitar, dia mengatakan bahwa sekolah sudah tidak ada gunanya. Nilai bagus hanya dia peroleh sampai ia duduk di kelas 4.
Brian masuk grup musik Avenged Sevenfold sebagai gitaris ketika ia berumur 18 tahun di akhir tahun 1999. Dia juga memainkan piano pada lagu "The Beast and the Harlot" dan "Sidewinder".
God Bless Manggung Lagi
Agustus 22, 2007 oleh Ndre
Setelah hampir 10 tahun tidak menggelar konser tunggal, dan jalan ditempat alias adem ayem saja, kini kelompok musik rock legendaris God Bless kembali menemui penggemarnya lewat pertunjukan gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta, akhir pekan ini. Bertajuk ‘Menanti Kejujuran’, band yang kini digawangi Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fatah (bass), Abadi Soesman (keyboard), dan Yaya Muktio (drum) ini dijadwalkan bakal tampil selama lebih kurang 1,5 jam, mulai pukul 19.00 WIB.
Widih… jadi kebawa masa-masa tahun 80′an nech.. padahal gw belum lahir, tapi gw besar bersama lagu-lagu God Bless.. hohoho “lebih baik disini rumah kita sendiri” Ya iyalah mau kemana…??? kagak punya duit juga….
Sepertinya God Bless mulai didekati oleh partai politi karna Konser itu sendiri digelar atas prakarsa Partai Amanat Nasional (PAN), untuk memperingati HUT Ke-9 partai berlambang Matahari tersebut. Menurut PAN, semangat rock akan memperbarui segala sesuatu yang perlu diperbarui, dan hal ini sejalan dengan motto PAN sebagai pelopor gerakan reformasi.
Sebagai informasi band God Bless terbentuk tahun 1972 dengan formasi dengan formasi Ahmad Albar, Donny Fattah, Ludwig Lemans (gitar), Fuad Hasan (drum), dan Deddy Dores (keyboard). Mereka manggung pertama kali di acara ‘Summer 28′ di Ragunan tahun 1972. Belakangan Deddy Dores keluar, dan ketika tampil di TIM tahun 1973 posisi keyboard dipegang Jockie Soeryoprayogo.
God Bless saat itu masih membawakan lagu-lagu grup luar seperti Deep Purple, Grand Funk Railroad, ELP, King Ping Me, dan James Gang. Setelah Fuad Hasan meninggal dunia, posisinya digantikan oleh Teddy Sujaya.
Tahun 1975, God Bless merilis debut album yang juga bertitel God Bless di bawah label Pramaqua, dengan lagu hit HUMA DI ATAS BUKIT dan SHE PASS AWAY. Pada tahun ini pula mereka mendapat kehormatan menjadi band pembuka konser Deep Purple di Stadion Utama Senayan (sekarang Gelora Bung Karno).
Sepanjang perjalanan karirnya, grup rock legendaris ini mengalami tak kurang dari 15 kali ganti formasi. Sejumlah musisi yang pernah bergabung antara lain Soman Lubis, Deddy Stanzah, Rudi Gagola, Abadi Soesman, Dodo Zakaria, Oding, Debby, Keenan Nasution, Eet Syahranie.
Setelah album God Bless, band ini memproduksi enam album, yakni Cermin (1980), Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), The Story of God Bless (kompilasi, 1990), 18 Greatest Hits of God Bless (kompilasi, 1992), dan terakhir Apa Kabar (1997).
Jumat, 28 November 2008
Data menarik seputar Prisa
(2003) Additional vocal dan model video clip Seringai
(2006 Jan) Terpilih sebagai Miss Gitaris.com
(2006 Mar) Tampil bersama Zala di Java Jazz
(2006 Apr) Tampil di harian Kompas 23 April 2006 dalam artikel mengenai Gitaris.com
(2006 Mei) Talk show (Prisa + Mayzan) di GlobalTV dalam liputan mengenai Gitaris.com
(2006 Jun) Tampil bersama Sheila On 7 di Panggung World Cup sebagai additional vocal
(2006 Jul) Tampil bersama Edane sebagai guest gitaris di PRJ (membawakan 2 lagu)
(2006 Jul) Tampil bersama Abdee Slank dalam sebuah klinik
(2006 Jul) Model cover majalah Gitar Plus
(2006 Jul - Ags) Additional gitar+vocal Sheila On 7 (Promo tour album 507) hingga ke Malaysia
(2006 Ags) Model cover majalah HAI edisi "Sekarang Giliran Anak Metal"
(2006 Sep) Demonstran (bersama Irvan) untuk produk kabel Analysis Plus selama 4 hari di Balai Kartini
(2006 Nov) Tampil di majalah Trax edisi 11/2006 di column 'GirlDoYouRock'
(2006 Des) Duet bersama Mayzan di acara gathering Gitaris.com membawakan lagu Elixir dari Marty Friedman
(2007 Jan) Gitaris.com di O-Chanel menampilkan Prisa
(2007 Jan) Majalah Audio Pro menampilkan profil & wawancara Prisa
(2007 Feb) Gitaris.com di Black In News Trans 7 menampilkan Prisa
(2007 Mar) Koran Tempo menampilkan profil Prisa.
(2007 Ags) Tampil sebagai guest vocal + gitar J-Rocks untuk single Kau Curi Lagi
yngwie malmstein
Master, yang ahli pemain alat musik, pria dengan emas chops, yang setan, yang fretborad jinjang ..... semua ini menjelaskan dan hanya satu, Yngwie Malmsteen, gitaris extraordinaire. There are NO other guitarists as wonderful, and as brilliant as him. Ada NO lain guitarists sebagai indah, dan sebagai brilian sebagai dia. The universally heralded neoclassical king, arrived on the scene 1983 to rescue the guitar world from itself, mainly the stagnation caused by its emphasis on two hand tapping, and other fretboard trickery (heehee, that's how Yngwie would put it, if he was telling the story of his life, and all of his fanatical fans would agree!!). Yang universal heralded neoclassical raja, tiba di tempat 1983 untuk menyelamatkan dunia dari gitar itu sendiri, terutama kemandekan disebabkan oleh penekanan pada dua tangan penyadapan, dan lain fretboard penipuan (heehee, yang akan Yngwie bagaimana meletakkannya, jika dia menceritakan kisah hidupnya, dan semua orang akan setuju penggemar fanatik!). His sweep picking and that vibrato to die for, set him far apart from the rest, and still does. Nya yang sikatan dan memilih untuk mati untuk vibrato, menetapkan dia jauh dari sisanya, dan masih tidak. You may wonder, how can someone that is supposed to be so great doesn't have a tribute album to honor and celebrate his name and music, its because no ojne can play good enough to even make a suitable tribute to him! Yngwie created a guitar sound that was different, an ear-searing blend of metallic bombast and classical beauty. Anda mungkin heran, bagaimana bisa seseorang yang seharusnya menjadi besar sehingga tidak memiliki album penghargaan untuk mengenang dan merayakan nama-Nya dan musik, para ojne karena tidak dapat bermain cukup baik bahkan untuk membuat sebuah penghargaan yang sesuai kepadanya! Yngwie membuat gitar suara yang berbeda, telinga-yg membakar campuran logam omong besar klasik dan keindahan. He elevated classical chops to new heights, adding a definite European stamp, both enchantingly dark-sounding and blindingly fast. Dia ditinggikan klasik chops ke tingkat yang lebih tinggi, menambahkan pasti cap Eropa, kedua enchantingly gelap-tanda blindingly dan cepat. From the moment I heard him I was immediately in love with his style, there is nothing else quite like it. Dari saat saya mendengar dia saya langsung jatuh cinta dengan gaya, tidak ada lagi cukup seperti itu.
